Aktivitas Sesar Lembang Meningkat, Warga Bandung Barat Diminta Waspada
Berita Al-Asyi, Bandung – 20 Agustus 2025
Aktivitas kegempaan di jalur Sesar Lembang kembali menunjukkan peningkatan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya serangkaian gempa kecil sejak akhir Juli 2025 hingga pertengahan Agustus ini, dengan pusat getaran berada di wilayah Kabupaten Bandung Barat.
Gempa terbaru tercatat pada Rabu (20/8/2025) pukul 12.28 WIB , dengan magnitudo 1,7 dan kedalaman 10 kilometer. Pusat gempa berada sekitar 3 kilometer di barat laut Bandung Barat. Meski gempanya hangat, getarannya sempat dirasakan oleh sejumlah warga di beberapa desa.
BMKG menginformasikan,intensitas guncangan berada pada Skala II MMI , yang biasanya hanya menyebabkan benda ringan bergoyang. Hingga kini, belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.
Beberapa desa yang melaporkan adanya getaran antara lain:
-
Desa Cimanggu (Kecamatan Ngamprah)
-
Desa Pasirlangu
-
Desa Tugumukti
-
Desa Pasirhalang (Kecamatan Cisarua)
Warga menyebut guncangan terasa seperti getaran dari kendaraan berat yang melintas. Bahkan ada yang mendengar suara menyerupai tanah retak sesaat setelah gempa terjadi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat segera mengambil langkah mitigasi dengan menggelar sosialisasi kesiapsiagaan bencana di Desa Pasirlangu. Edukasi ini diharapkan membuat warga lebih siap menghadapi kemungkinan gempa lebih besar.
“Kami ingin masyarakat mengetahui langkah yang harus dilakukan jika guncangan lebih kuat terjadi,” kata salah satu perwakilan BPBD.
BMKG meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak jelas sumbernya. Informasi resmi terkait aktivitas gempa hanya akan diumumkan melalui kanal BMKG, baik situs web, aplikasi Info BMKG, maupun akun media sosial resminya.
Meski rangkaian gempa yang terjadi di Sesar Lembang masih berintensitas kecil, aktivitas ini menjadi pengingat bahwa potensi gempa lebih besar bisa saja terjadi. Kesiapsiagaan masyarakat dan langkah antisipasi dari pemerintah daerah menjadi kunci dalam meminimalkan risiko.
Rincian Publikasi
-
Media : Berita Al-Asyi
-
Kategori : Nasional / Kebencanaan
-
Editor : Redaksi Al-Asyi News
-
Tanggal Terbit : 20 Agustus 2025
.png)
Komentar
Posting Komentar